RUQHOYYA: "TERNYATA ORANG-ORANG YANG MASUK DALAM LAPANGAN LUAS ITU ADALAH SAKSI-SAKSI ALLAH "
Tahun 2024
Bismillaahirrahmaanirrahiim
"Mimpi pertama saya 2006 melihat Allah, saya berjalan diiringi 'Dua Cahaya Allah ', dan saya senang, saya berjalan menuju satu tempat, dan 'Dua Cahaya' itu terbang di atas kepala, menerangi diri saya dan langkah saya. Saya sampai di lapangan luas, tanahnya berumput hijau dan luas, luas sekali, dan saat saya datang ke sana, orang-orang yang tidak saya kenal juga datang bersama-sama.
Mereka datang sendiri-sendiri sebagaimana saya datang sendiri, saya masuk lapangan luas di pinggirnya di barisan depan tapi tidak di tengahnya, karena di tengah bagian depan lapangan luasnya Allah di atas langit, di balik tabir. Saya melihat orang-orang yang tidak saya kenali, mereka juga masuk dalam lapangan luas, mereka dari segala arah dan mereka berkumpul di tengah-tengah beberapa orang dan lebihnya sendiri-sendiri.
Dan saya bertanya dalam hati, 'Kenapa mereka ada disini dan siapa mereka? Kenapa mereka sedikit di lapangan yang luas?' Dan mereka berjarak satu meter antara mereka. Dan setelah itu semua, mereka masuk lapangan luas itu dan memandang ke langit, saya juga memandang ke langit. Saya melihat Allah di langit yang rendah itu, Allah di balik tabir, bukan Allah langit, tidak, tapi Allah di sana di balik tabir.
Seketika hati saya dipenuhi rindu, rindu sekali, saya tidak ingin apa-apa lagi, saya hanya ingin Allah saja, saya rindu dan ingin Allah saja, dengan Rasa yang luar biasa. Saya memohon ampun dan berkata, 'Ampun yaa Allah, ampuni yaa Allah, saya menarik kata-kata dengan rasa sangat berat karena terpengaruh rasa berdosa, dan terasa dosa saya banyak sekali, sebanyak pasir di laut, saya terasa hina, sangat terasa hina sekali.
Saya merasakan diri saya hanyalah debu yang kecil dan tidak berguna, dan saya menangis memohon ampun dan saya hanya ingin Allah saja, tidak ada apa-apa lagi selain hanya ingin Allah saja, dan saya menangis, dan saya terbangun, saya dapatkan diri saya menangis saat bangun itu, saya tidak tahu apa arti mimpi, saya merasakan saya berjumpa Allah dan saya rindu melihatnya.
Ternyata tahun 2024 Allah bersaksi dan Allah berkata pada Ruqhoyya melalui ilham qalbu sanubari, 'Buka mimpimu 2006, Kalianlah Saksi-Ku'. Ternyata orang-orang yang masuk dalam lapangan luas itu adalah Saksi-saksi Allah ."
Ulaa'ika ‘alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah
Keywords:
#Risalah Ar-Rahman; #Ahmad-Habibi; #Ruqhoyya bint Muhammad; #Batas Zaman; #Golongan Kanan; #313; #Golongan Kiri