NABI MUHAMMAD BERKATA KEPADA ALLAH DI DALAM MIMPI YANG ALLAH PERLIHATKAN KEPADA RUQHOYYA: "NABI-MU (ISA A.S) BERJANJI KEPADAKU, UNTUK AKU MENERIMANYA. AKU MENGABULKAN KEINGINANNYA YAA ALLAH, MAKA KABULKAN PULALAH KEINGINANNYA (ISA) YAA ALLAH!"
27 April 2026
Bismillaahirrahmaanirrahiim
"Aku diberikan mimpi,
aku berada di sisi jannah Isa, di sana rumahku, aku berjalan di lorong rumahku dan memasuki pintu janah Isa, terlihat taman yang terhampar, dan aku melihat Isa datang dengan gembiranya, dia memakai pakaian putih, Isa mengajakku memasuki taman di sana dan kami berdiri di depan air terjun, aku pernah berada di sini, aku ingat sekali, Isa berkata, 'sesungguhnya yang dijanjikan Allah akan nyata wahai Ruqhoyya!'
Dan dia tersenyum.
'Aku berharap demikian'.
Isa mengajakku ke rumahnya, dan menaiki tangga dan ruangan yang indah, menuju tempat yang luas, dalam ruangannya terdapat pilar yang tunggi menjulang, aku menuju ke arah yang ditunjukkan, dan di sana dia duduk, dan berdoa kepada Allah.
Aku mendengarnya.
'Bismillaahirrahmaanirrahiim
Yaa Allah Yang Maha Lembut, Sesungguhnya, berikanlah Usia yang panjang kepada Ruqhoyya, untuk kami bertemu karena Janji-Mu.
Ampunilah kesalahan dan khilafnya, sesungguhnya Ruqhoyya melakukan Perintah-Mu, dan mematuhinya, jika bagian dari hidupnya tidak beriman kepada Engkau bersaksi dan Engkau timpakan ujian kepadanya (Ruqhoyya), sungguh janganlah Engkau mengambilnya yaa Allah, sebelumnya dia telah mendapatkan kematian yang Engkau tunjukkan, yaa Allah. Berilah kehidupan kepadanya, untuk dia berbuat baik di jalan Agama-Mu yaa Allah, buatlah Anak-anaknya dalam kesejahteraan dan memiliki ibu yaa Allah. Jadikanlah aku sebagai teman dalam kehidupannya kelak yaa Allah, sesungguhnya aku Tidak akan berbuat buruk terhadapnya, sungguh aku akan memuliakan Saksi-Mu sebagaimana Engkau mengasihinya dan aku tidak akan berbuat zalim kepadanya, dan tidak akan berlaku curang dan menduakannya. Cukuplah bagiku Engkau yaa Allah dan aku mengasihinya, juga mengasihi bagian Muhammad yaa Allah, sebagaimana Muhammad tidak menyukai Ruqhoyya dalam kesedihan'.
Dan aku tersenyum mendengar Doa Isa.
Dia berkata, 'semoga Allah mengabulkan doaku'.
Aku menjawab, 'Aamiin yaa Allah'.
Dan kami pergi menuju satu tempat dengan kendaraannya seperti terbang dan sampai pada hamparan hijau yang luas dengan telaga, Isa mengajakku menemui Nabi Muhammad di telaga, aku pernah ke sini diajaknya sebelumnya, terlihat nabi Muhammad yang indah dan tampan memeluknya, lalu dia berkata, 'wahai Rasulullah! sesungguhnya aku berjanji di hadapanmu, aku tidak akan menyakiti Ruqhoyya mu, dan aku akan berbuat baik terhadapnya sebagaimana engkau jadikan Fatimah satu-satunya dalam kehidupan Ali. Dan engkau tidak menyukai Ruqhoyya dalam keadaan kesedihan, aku berjanji tidak akan berbuat demikian, cukup aku memilikinya kelak'.
Dan nabi Muhammad menengadahkan tangannya dan berkata, 'segala Puji bagi Engkau yaa Allah', beliau berkata, 'Nabi-Mu (Isa a.s) berjanji kepadaku, untuk aku menerimanya. Aku mengabulkan keinginannya yaa Allah, maka kabulkan pulalah keinginannya (Isa) yaa Allah!'
Dan nabi Muhammad mencium ubun-ubunku, kami berjalan mengitari telaganya. Hijau dan luas, kami duduk di sana, dengan suasana makan-makan dan aku seperti menonton mereka makan... Dan aku tidak mengetahui lagi.
Shallallahu ala Muhammad."
Ulaa'ika 'alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah
Keywords:
#Ruqhoyya; #Ruqhoya; #Ruqhoyyah; #Ruqhaya; #Ruqhoyya-bint-Ahmad; #Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi-Muhammad; #Ahmad-Habibi-Grup