NABI MUHAMMAD BERKATA KEPADA RUQHOYYA DI DALAM MIMPI YANG ALLAH PERLIHATKAN KEPADANYA: "PESANKU KEPADA ANAKKU SAMALAH PESANKU KEPADA UMAT-UMATKU MELALUI ANAKKU"
11 Maret 2026
Bismillaahirrahmaanirrahiim
"Aku melihat Nabi Muhammad di dalam rumahku! dia memiliki kamar di rumahku dan nabi Muhammad keluar dari kamarnya, dan beliau sangat rapi dan tampan, memakai jubah putih dan serban putih! Terlihat rambutnya sebahu dan aku menyaksikan ketampanannya, beliau berdiri di depan di kamarku dan berkata, 'Ruqhoyya!' sangat lembut sekali, dan aku keluar kamar dan berkata 'yaa ayahku', aku menangis menulis ini.
Beliau memegang bahuku dan mencium kepalaku (ubun-ubunku).
Kami duduk di kursi dan beliau duduk seperti sunnahnya.
Nabi Muhammad berkata, 'sungguh Wahai anakku! Bersabarlah! sesungguhnya Allah menguji hamba-hamba-Nya, dan mampukah hamba-hamba-Nya dalam ujian-Nya?
Aku mengangguk dan nabi Muhammad berkata 'kemarilah anakku! duduk disampingku' dan dia meletakkan tangannya di sampingnya, aku duduk disisinya.
Beliau mengusap kepalaku.
'Tidak beriman seorang hamba Allah jika dia tidak diuji', dan beliau tersenyum, aku melihat wajahnya dengan senyumnya, terlihat barisan giginya.
Beliau mengusap jenggotnya.
'Apakah janji Allah tidak benar menurutmu?', dan aku menjawab, 'yaa Ayahku! janji Allah benar, Allah telah bersaksi dan aku disebut Allah saksi, Allah berbicara di dalam Qalbuku sejak kecilku, sungguh saat ini Allah menegaskan aku saksi'.
Dan nabi Muhammad menegakkan kepalanya, 'sungguh Anakku, janji Allah Pasti. Dia akan mengembalikan keadaanmu dengan keadaan yang kau inginkan, sungguh janji Allah pasti, bertakwalah!'
Dan beliau minum tiga tegukan, dengan membaca 'Bismillah - Alhamdulillah'.
Beliau berkata, 'janji Allah benar anakku! Apa pun yang Allah katakan semua benar, perkataan Allah di dalam Jantungmu akan menegaskan kebenaran Allah bersaksi dan tidak akan terdapat keraguan di dalam Qalbumu, itulah Firman Allah.
Sesungguhnya Umat-umatku dilalaikan dengan Ilmunya, sungguh aku tidak mengetahui kiamat itu, hanya Allah yang Maha Mengetahui, ilmunya (kiamat) di sisi Allah.
Dan tidak seorang pun manusia mengetahui selain Allah. Sungguh Allah adalah saksi, tidakkah Kalian bisa menduga, segala Rahasia-Nya berada di sisi-Nya.
Ketika Allah telah mengabarkan, sungguh itulah yang Allah janjikan, memberikan Wahyu kepada hamba-hamba-Nya, berkehendak dengan Kehendak-Nya dan janganlah Kalian membatasi Allah, sungguh Allah sangat luas ilmunya dan memperingatkan tentang hari kiamat.
Bukankah itu kebaikan untuk umat-umatku?' Dan nabi Muhammad mengusap kepalaku, 'bagaimana menyampaikan Risalah-Allah anakku? Apakah merasakan kesedihan karena umat-umatku tidak menghiraukan?
Pesanku kepada anakku samalah Pesanku kepada umat-umatku melalui anakku.
Bukankah Allah bersaksi dan berkata 'kau adalah Ruqhoyya bint Muhammad', sungguh janji Allah benar.
Datang bersaksi di akhir zaman, sungguh Allah memiliki saksi-saksi. Dan saksi-saksi dihadirkan dengan nabi-nabi di Yaumul Mahsyar dan mereka bergandengan', nabi Muhammad mengisyaratkan dua jarinya bergandengan! Jari telunjuk dan jari tengah.
Dan orang-orang terdekat darimu meninggalkanmu.
Sungguh Allah akan membuka Rahasianya anakku, bersabarlah!'
Dan aku melihat sahabat-sahabat nabi datang dan aku menuju pintu dan membukanya, mereka bersalaman dan berpelukan dan aku meninggalkan mereka, mereka memakai jubah putih dan serban hijaunya dan mereka bergembira bertemu.
Aku memasuki kamarku dan datanglah saudaraku, dia bersegera mengambilkan air untuk tamu-tamu dan aku tidak mengetahui apa-apa lagi, aku memasuki kamarku."
Ulaa'ika 'alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah
Keywords:
#Ruqhoyya; #Ruqhoya; #Ruqhoyyah; #Ruqhaya; #Ruqhoyya-bint-Ahmad; #Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi-Muhammad; #Ahmad-Habibi-Grup