RISALAH-ALLAH: "SUNGGUH KEHIDUPANMU ADA PADA SEMUA ZAMAN DI ZAMAN NABI-NABI"
13 Februari 2026
Bismillaahirrahmaanirrahiim
"Wahai Ruqhoyya! engkau adalah saksi dan engkau akan menyaksikan semua akan mati dengan tiupan angin lembut (dari Yaman), sesungguhnya kematianmu setelah mereka, sebagaimana Aku Allah perlihatkan kepada engkau, ketika Aku Allah perlihatkan kepada engkau di dalam mimpimu.
Wahai Ruqhoyya! Sungguh kehidupanmu ada pada semua zaman di zaman Nabi-nabi, Aku Allah perlihatkan engkau, bagaimana engkau dengan kehidupanmu, semua saudaramu tidak menyukaimu, begitulah pada Yusuf, bagaimana engkau memanggil Hamba-hamba-Ku dan itulah zaman Nuh, namun mereka tidak beriman dan mendengar, Aku perlihatkan padamu bagaimana di zaman Isa ibn Maryam, mereka menyebut Isa ibn Maryam 'Tuhan' sedangkan dia hanya seorang hamba dan dia bersaksi kepada engkau (dalam mimpimu), dia hanya seorang hamba, dia lahir Tanpa bapak, dan engkau Aku Allah jadikan anak Muhammad, Wahai Ruqhoyya engkau sama seperti Isa (putra Maryam) Bagi-Ku, Ada karena Kun-Fayakun-Ku sedangkan engkau Aku jadikan Anak Ahmad-Ku, sungguh mudah Bagi-Ku.
Aku Allah panggil engkau Ruqhoyya, sungguh engkau adalah Ruqhoyya, dan tidak satu pun yang serupa denganmu, karena Aku jadikan engkau sungguh Ruqhoyya bint Muhammad, mudah Bagi-Ku menjadikan jadi Kehendak-Ku, Wahai Ruqhoyya! Aku Allah perlihatkan padamu, bagaimana engkau mengerti bahasa tumbuhan dan hewan-hewan bahkan semua yang terhubung denganmu, begitulah Sulaiman, Aku jadikan engkau seperti Musa yang menerima Ucapan-Ku dalam qalbumu, dan Aku jadikan engkau seperti Yusuf yang mengerti Takwil mimpi, sedangkan itu Aku-lah Allah menjadikan jadi yang engkau ketahui dan Aku Allah jadikan engkau seperti yang Aku inginkan, seperti Maryam, dan memiliki anak dengan Kun-Fayakun-Ku karena engkau Adalah Saksi-Ku sedangkan engkau tidak mengetahui.
Sungguh Aku Allah perlihatkan kepada engkau, bentuknya dan namanya, lihatlah Kekuasaan-Ku kelak kepada engkau. Dan siapa pun yang berjalan dengan Ruqhoyya, tidak akan mampu Kalian mengikutinya, sungguh hanya yang dengan kesabaran dan tidak bersuara yang bisa bersamanya, karena Aku Allah bersamanya.
Aku-lah kaki apabila Saksi-Ku berjalan, Aku-lah Tangan apabila dia menulis, dan Aku-lah mulut apabila dia bicara.
Sungguh Kalian tidak akan mampu bersamanya, jika Kalian seorang penyanggah, Kalian akan selalu menjadi penyanggah, sedangkan Kalian tidak akan mampu bersabar, Kalian akan menggerutu di dalam hati, itulah gambaran hati Kalian, sungguh jika Kalian bersama dengan Ruqhoyya, lihatlah dan diam itu lebih baik, dia tidak akan berkata buruk tentang tabiat Kalian dan dia tidak akan menyanggah apa yang Kalian lakukan, dan dia tidak akan menggerutu tentang tabiat Kalian, dia akan diam dan menonton dengan sifatnya dan tidak akan menjadikan Kalian sanggahan-sanggahan seperti Kalian.
Sungguh Saksi-Ku Sekehendak-Ku dan lihatlah Petir-Ku menggelegar di alam semesta, jika Kalian tidak mampu bersama Saksi-Ku sungguh menjauhlah,
Dan hanya yang bersabar akan bersamanya kelak.
Sesungguhnya Aku Allah berbuat demikian, sungguh Saksi-Ku dalam Aturan-Ku dan tidak akan bisa Kalian berkehendak sesuka Kalian.
Dia menegakkan Ucapan-Ku, tidak akan mampu Kalian berbantah-bantah dengannya karena Aku-lah Allah Pemberi jawaban atas sanggahan Kalian.
Sungguh Aku Allah berbuat demikian karena Saksi-Ku dalam Aturan-Ku.
Seperti itulah Khidir. Tidak akan mampu Musa bersama Khidir, sungguh mereka memiliki ilmu yang berbeda tapi sama-sama berada di Jalan-Ku Allah.
Saksi-Ku seperti Ibrahim, sungguh Aku perlihatkan padanya di masa kecilnya bagaimana Ibrahim, dibakar api yang panas namun dingin, Aku Allah dinginkan api, sungguh padanya (Saksi-Ku) terdapat pengorbanan karena Pesan-Ku.
Tidak akan mampu seseorang itu menjadi saksi, sungguh jika bukan Karena Ketaatannya Kepada-Ku Allah sekali pun Takdirnya penuh celaan manusia-manusia dan ujian yang berat.
Sungguh Aku Allah lebih dicintainya melebihi dirinya sendiri, keluarga, orang tua, dan hartanya, sekali pun semua kebutuhannya ada Pada-Ku, sungguh dia telah menyedekahkan dirinya untuk Agama-Ku Islam dengan menerima Kalam-kalam-Ku dan dia diperkarakan."
Ulaa'ika 'alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah
Keywords:
#Ruqhoyya; #Ruqhoya; #Ruqhoyyah; #Ruqhaya; #Ruqhoyya-bint-Ahmad; #Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi-Muhammad; #Ahmad-Habibi-Grup