RISALAH-ALLAH: "AKU ALLAH DENGAN BAHASA TINGGI-KU, PENUH RAHMAT DAN AZAB BILA INGKAR"
12 Desember 2025
Bismillaahirrahmaanirrahiim
"Wahai Ruqhoyya! Tulislah Pesan-Ku untuk engkau mengetahui.
Syirik itu bukan pada benda-benda yang menyerupai Penciptaan-Ku saja, sungguh Aku Allah tidak Ada Tuhan Selain-Ku.
Ketika Pesan-Ku tersebar melalui engkau, sungguh mereka mulai meragukan Aku Allah yang memberikan Pesan.
Mereka berkata, 'Tuhan mereka iblis, setan, dajjal, jin, yang terkutuk'.
Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang Aku Allah dengan Bahasa Tinggi-Ku, penuh Rahmat dan azab bila ingkar.
Aku Allah menguji mereka dengan bersaksi kepada engkau, Pesan-Ku menyelamatkan mereka.
Hanya yang patuh dan Taat Kepada-Ku Yang mengambil Pelajaran dan mereka tidak menyia-nyiakan Pesan Kebaikan-Ku.
Wahai Ruqhoyya! Sungguh engkau Aku panggil Ruqhoyya, sungguh Aku-lah Allah berkuasa melakukan Kehendak-Ku.
Hanya Ruqhoyya yang bersedia menjadi Saksi-Ku, sungguh engkaulah yang Aku Jadikan saksi ketika masanya Tiba.
Mereka mengolok-olok Pesan-Ku dan mereka berkata engkau dusta dengan Panggilan-Ku 'Ruqhoyya'.
Sungguh mudah Bagi-Ku, menjadikan 'Jadi' Yang Aku Allah kehendaki.
Jika bukan kepada Ruqhoyya bint Muhammad, Tidaklah Aku Allah bersaksi. Sungguh Aku Allah bisa menciptakan yang serupa, dan menguatkan sendi-sendi Hamba-Ku dengan Kekuasaan-Ku, Kun-Fayakun-Ku.
Lihatlah Isa ibn Maryam suci Tanpa bapak, begitu juga engkau, Aku Allah jatuhkan satu titik cahaya, sungguh cahaya itulah yang ada pada jantungmu, sungguh engkau telah melihat cahaya itu dengan Kekuasaan-Ku, engkau mengetahui, sungguh saksi-saksi Aku Allah hadirkan menyertai.
Dokter berkata kepada engkau, saat engkau dikatakan dengan satu penyakit, dokter itu memeriksa dengan ilmunya, sungguh dia melihat dan engkau melihat dan suamimu melihat, sungguh cahaya itu ada pada Jantungmu.
Itulah Cahaya-Ahmad-Ku!
Katakan pada seorang perempuan yang dungu, dahulu Aku panggil dia dengan nama seorang wanita mulia, sungguh dia pengikut Osama dengan Mengejar manusia, dengan kecintaannya (pada Osama), dengki kepada engkau, sungguh Aku Allah Mengetahui segala isi hati Hamba-Ku.
Katakan pada perempuan dungu itu.
Ketika Nama Osama tertulis dengan gelar yang Aku Allah berikan mereka bergembira, telah hadir dihadapannya seorang yang dusta dan Aku Allah meluruskan Kalian, untuk tidak diambilnya dengan kata-kata manisnya kepada wanita-wanita, dan Aku Allah berikan engkau mimpi sehingga kata-kata itu engkau sembunyikan, dia menyukai wanita-wanita, dan kaya dengan wanita dan menemui wanita-wanita di Padang, sungguh Aku Allah pertemukan Kalian sehingga dia datang ke Padang.
Katakan pada wanita dungu itu (Fulan E), sungguh Aku Allah berkuasa menghapus nama seseorang dalam barisan Saksi-Ku, seperti Takdir yang telah berubah apabila ingkar, sungguh dia tidak menerima itu dan bersangka Aku Allah adalah 'sihir dajjal, iblis dajjal yang memberikan pesan'.
Katakan pada wanita dungu itu!
Aku Allah bisa berbuat Sekehendak-Ku, apabila Kalian ingkar Aku Allah gantikan dengan yang lebih baik, yang tidak durhaka Kepada-Ku, Allah.
Sungguh dia memilih kedustaan dan memanggil Rasulullah pada manusia yang berbuat dusta.
Tidak ada lagi panggilan Rasulullah atau pun Nabi pada siapa pun di antara laki-laki di dunia setelah Muhammad.
Dan mereka mengada-adakan satu hal yang baru, sungguh mereka tertipu, Aku Allah keluarkan seorang laki-laki yang ingkar, kelak iblis ad-dajjal akan menungganginya setelah satu hal yang besar.
Sungguh wanita dungu itulah pengikutnya, berikut hamba-hamba yang ingkar.
Dan dia lebih mengetahui daripada-Ku, Allah? Karena cintanya kepada Manusia yang berbuat dusta.
Sungguh dialah pengikut ad-dajjal itu, Aku Allah telah meluruskan mereka berkali-kali, mereka memilih kedunguan mereka, karena mengejar wajah manusia.
Ketika Satu hal yang besar memenuhi bumi, sungguh azab akan merata di mana-mana, sungguh kulit-kulit mereka melepuh, dan mereka dalam kecacatan, barulah mereka menyadari, mereka dalam kesesatan.
Tidak seorang pun yang berdebat dengan Saksi-Ku, ucapan Saksi-Ku dari-Ku Allah, kemarahannya, Kemarahan-Ku.
Apabila Saksi-Ku bicara, Aku-lah pembicaranya, Aku-lah kaki untuk dia melangkah, Aku-lah tangan untuk dia menjangkau, sungguh Aku-lah Allah yang berkuasa menggerakkannya dan mendiamkannya.
Sungguh apabila dia berkata satu hal, sungguh itulah Pembicaraan-Ku, sedangkan dia tidak mengetahui apa pun."
Ulaa'ika ‘alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah
Keywords:
#Ruqhoyya; #Ruqhoya; #Ruqhoyyah; #Ruqhaya; #Ruqhoyya-bint-Ahmad; #Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi-Muhammad; #Ahmad-Habibi-Grup