Allah ﷻَ
Rasulullah ﷺ

Risalah Ar-Rahman

RISALAH-ALLAHَ:

RISALAH-ALLAH: "SUNGGUH MUHAMMAD HAMBA YANG MULIA DAN TIDAK SEORANG PUN MEMILIKI SIFAT SEPERTI MUHAMMAD"


29 November 2025

Bismillaahirrahmaanirrahiim

"Katakanlah Wahai Ruqhoyya! Sungguh Allah menjadikan engkau umat Muhammad untuk berada pada Golongan Kanan, namun engkau mengingkari Ayat-ayat Allah, sesungguhnya Aku Allah bersaksi di Batas Zaman dan memperingatkan Hamba-hamba-Ku tentang Hari Kiamat, yang demikian untuk Hamba-hamba-Ku berjalan di jalan yang benar sebelum kedatangan ad-dajjal dengan tiba-tiba. Lihatlah! Azab akan merata di mana-mana hingga Aku Allah datangkan guncangan-guncangan dari berbagai sisi. Tidakkah Kalian mengambil pelajaran Wahai manusia!

Sesungguhnya Aku Allah bersaksi untuk Kalian kembali Kepada-Ku Allah dan menjauhi diri Kalian dalam kesesatan.

Wahai Qasim! Aku Allah bersaksi di Batas Zaman menyelesaikan pekerjaanmu, akan tetapi engkau benci kepada seorang wanita, sungguh Janji-Ku benar, Aku Allah akan membuktikan Rahman-Ku.

Tidaklah Aku bersaksi di muka bumi jika bukan telah berada di Batas Zaman dan Ilmu Kiamat dari Sisi-Ku dan tidaklah engkau mengetahui Wahai Qasim di mana Batas Zaman itu selain engkau hanya berputar-putar berbagi mimpi-mimpi dan petunjuk kepada engkau!

Aku Allah segerakan Janji-Ku untuk Kalian kembali Kepada-Ku menyelamatkan diri Kalian berada di jalan Muhammad, jalan yang Aku Allah Ridhai.
Muhammad Hamba-Ku yang Patuh Kepada-Ku. Dan tidaklah dia memiliki kedengkian, sungguh Muhammad hamba yang mulia dan tidak seorang pun memiliki sifat seperti Muhammad.
Ketika Pesan-Ku telah datang kepada seorang perempuan, Cahaya-Ahmad-Ku, untuk Kalian mengetahui Batas Zaman.
Sungguh yang demikian untuk Kalian kembali Kepada-Ku Allah.
Aku menjaga Kerasulan Muhammad, tidaklah seorang laki-laki membawa panggilan kepada Umat-umat Muhammad selain Aku Allah datangkan seorang saksi membawa kabar bagian lainnya untuk Kalian kembali Kepada-Ku Allah.

Sungguh Ilmu Kiamat dari Sisi-Ku, Aku-lah Allah yang memberikan penjelasan-penjelasan.

Tidaklah Aku beritahukan semua Nabi kepada Muhammad, sungguh Muhammad tidak pernah berkata Petunjuk-Ku hanya untuknya saja yang demikian bukan kebaikan, Aku Allah berkuasa dan berkehendak kepada yang Aku Allah kehendaki.
Bukalah surat Ghafir ayat 69 hingga ayat 78 Wahai Ruqhoyya, dan tuliskanlah! Sungguh siapa pun yang mendustakan Ayat-ayat-Ku, Neraka Jahanam lah tempat Kalian, yang tertutup rapat pintu-pintunya."


Surat Ghafir
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:

Ayat 69
"Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?"

Ayat 70
"(Yaitu) orang-orang yang mendustakan Alkitab (Al-Qur’an) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui,"

Ayat 71
"ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret,"

Ayat 72
"ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api,"

Ayat 73
"kemudian dikatakan kepada mereka, 'Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan,"

Ayat 74
"(yang kamu sembah) selain Allah?' Mereka menjawab, 'Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu'. Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir."

Ayat 75
"Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan)."

Ayat 76
"(Dikatakan kepada mereka), 'Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahanam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong'."

Ayat 77
"Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan."

Ayat 78
"Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah; maka apabila telah datang perintah Allah diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu, rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil."


"Sungguh Tidaklah Aku ceritakan tentang Saksi-Ku kepada Muhammad, tidaklah Aku ceritakan pada kitab Suci Al-Qur'an Rahasia-Ku yang tersembunyi tentang Ilmu Kiamat, sungguh ketika masanya Tiba, Aku Allah munculkan satu kelompok yang kecil, mereka tidak saling terhubung dengan kekerabatan (tidak bertalian darah) mereka berasal dari negeri-negeri, dan tidak memiliki Nama untuk Kalian kenal, mereka kabilah-kabilah Agama-Ku dari negeri-negeri (negara), sungguh mereka sedikit dan berada di tempat tersendiri, mereka bukan Nabi dan bukan pula syuhada tapi Para Nabi-Ku iri dan bertanya 'Siapakah mereka yaa Allah? Laki-laki dan perempuan, berada di tempat tersendiri', dan Cahaya Keadilan-Ku dibagikan dan mereka tidak dizalimi.

Sungguh Mereka datang dengan pilar cahaya. Saling berkasih-sayang dan persaudaraan.

Sungguh mereka saksi-saksi menegakkan Risalah-Ku, memanggil Hamba-hamba-Ku kembali Kepada-Ku Allah.
Pada mereka terdapat seorang perempuan Saksi-Ku, Penyambung Suara-Ku,

Dan Kalian berbuat celaka terhadapnya!
Sungguh tidak ada lagi Nabi dan Rasul membawa Perkataan-Ku, dan Aku Allah jadikan seorang perempuan dalam Kehendak-Ku, jadilah yang Aku Allah kehendaki.
Aku Allah matikan dia, Aku Allah hidupkan dia, Aku Allah matikan dia dan Aku Allah hidupkan dia, kelak Kepada-Ku lah dia kembali.
Yang demikian mudah Bagi-Ku untuk dia (Ruqhoyya) menyampaikan Pesan-Ku, hingga dia yakin Aku-lah Allah yang mematikannya dan menghidupkannya, sungguh hanya Aku-lah Allah yang berbuat demikian.
Bukalah surat Ghafir ayat 65 hingga 68, Wahai Ruqhoyya!"


Surat Ghafir
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:

Ayat 65
"Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Ayat 66
"Katakanlah (ya Muhammad), 'Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhan-ku dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.'

Ayat 67
"Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya)."

Ayat 68
"Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya, 'Jadilah', maka jadilah ia."


"Dan Janganlah Kalian menyombongkan diri Wahai Qasim! Sesungguhnya Aku Allah tidak menyukai Hamba-hamba yang berbuat dengki kepada Saksi-Ku, sungguh pada lisannya terdapat Golongan Kanan Hamba-hamba-Ku yang mengambil pelajaran.

Aku Allah memberikannya hikmah, sungguh dia memiliki keutamaan yang banyak, dan hanya Hamba-hamba yang berakal sehatlah yang mengambil pelajaran.

Bukalah surat Al-Baqarah ayat 269!"


Surat Al-Baqarah
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:

Ayat 269
"Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat."


"Sesungguhnya Wahai Qasim! Bagian-bagian Kalian saling mendengki dan Aku Allah pengingat, namun Kalian berbuat keji terhadap Saksi-Ku.

Sungguh Aku Allah tidak akan Ridha dan Aku Allah matikan hati Kalian hingga Kalian tidak mendapatkan pelajaran."


"Maha Suci Engkau yaa Allah, Maha Tinggi dan Maha Agung, kami beriman kepada Engkau bersaksi yaa Allah dan memperingatkan kami tentang Hari Kiamat.

(Allah menjawabku melalui ilham Qalbu sanubari)."


"Sesungguhnya Wahai Ruqhoyya! Mereka tidak mendapatkan pelajaran karena di hati mereka terdapat penyakit, bahkan di antara mereka berkata mereka 'Bani Tamim', sungguh mereka mengada-adakan ketentuan yang baru sedangkan mereka tidak mendapatkan Pesan dan Kabar Dari-Ku.

Dan pada mereka terdapat penyakit, mereka ingin engkau mati dalam mengenaskan dan mereka ingin engkau dipenjarakan, dan mereka menyangka bisa mengada-adakan ketentuan yang baru. Sedangkan Aku Allah bersaksi untuk semua Hamba-Ku kembali dan mereka tidak saling berpesan untuk Golongan Kanan, tapi mereka saling berpesan untuk memilih mereka dengan angan-angan.
Sedangkan Aku Allah bersaksi dan memperingatkan Hamba-hamba-Ku untuk berada di jalan yang benar.
Jalan Muhammad, jalan yang Aku Allah Ridhoi.
Muhammad Hamba-Ku yang Taat dan Patuh Kepada-Ku dan tidaklah dia ingin dunia, sungguh Raja tetaplah menjadi Raja pada zamannya, sungguh dia hanya Penyampai Wahyu-wahyu-Ku untuk Hamba-hamba-Ku. Kembali Kepada-Ku Allah.

Tidaklah seseorang itu menjadi yang diinginkan sedangkan padanya terdapat penyakit, hati mereka diliputi kedengkian. Sedangkan Aku Allah telah bersaksi.

Tidaklah mereka malu dan berbuat demikian, sungguh pada hati mereka terdapat penyakit dan penyakit itu membutakan hati dan pikirannya.

Bukalah surat Ghafir ayat 15, Wahai Ruqhoyya!"


Surat Ghafir
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:

Ayat 15
"(Dialah) Yang Mahatinggi derajat-Nya, yang memiliki Arasy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, agar memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari Kiamat),"


"Sungguh Aku Allah bersaksi kepada Saksi-Ku, mereka bukan nabi dan bukan pula syuhada dan Para Nabi-Ku iri. Bukan iri kedengkian, tapi keheranan.

Sungguh yang demikian Kehendak-Ku.

Ilmu Kiamat dari Sisi-Ku, sungguh tidak satu pun yang mengetahui selain Aku Allah memberikan penjelasan-penjelasan.

Bukalah Surat Al-A'raf ayat 187, Wahai Ruqhoyya! Mereka berkata Ucapan-Ku seperti 'syair' dan mereka berkata engkau 'Penyair'.
Sungguh di hati mereka terdapat kedengkian."


Surat Al-A'raf
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:

Ayat 187
"Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, 'Kapan terjadi?' Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.' Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), 'Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui'."


Ulaa'ika ‘alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah


Keywords:
#Ruqhoyya; #Ruqhoya; #Ruqhoyyah; #Ruqhaya; #Ruqhoyya-bint-Ahmad; #Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi-Muhammad; #Ahmad-Habibi-Grup