真主 ﷻَ
拉蘇拉 ﷺ

里薩拉·阿拉曼 | 里薩拉 Ar-Rahman

真主的里薩拉:

真主的里薩拉: "WAHAI RUQHOYYA! SESUNGGUHNYA PADA YUSUF, AKU-LAH YANG MENGAJARINYA ILMU SEBAGAIMANA AKU MEMBUKA MIMPI-MIMPIMU"


16 Mei 2025

Bismillaahirrahmaanirrahiim

"Wahai Ruqhoyya, Tulislah...! Pada sebagian lainnya mereka menjauh karena seruan sedekah, pada sebagian lainnya mereka tidak peduli karena Tidak ada lagi Aku Allah memberikan 里薩拉. Pada bagian lainnya mereka menghinakanmu dan pada bagian lainnya mereka tidak memerlukan peringatan-peringatan karena Dunia ini masih baik-baik saja dan indah bagi mereka. Sesungguhnya, kehidupan Kalian hanyalah seperti gurauan saja. Tertawa di dunia karena nikmatnya dunia, dan menangis di Akhirat karena penyesalan. Sungguh, Aku Allah akan memenuhi janji-Ku. Bukalah Surat Al-Hadid ayat 22, Wahai Ruqhoyya!"

Surat Al-Hadid
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:
Ayat 22: "Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah."

"Aku buka mimpimu, Aku takwilkan, dan Aku perintahkan bagikan, Petunjuk-Ku ada pada mimpimu untuk Kalian Hamba-hamba yang beriman pada Hari Akhir, dan jangan hiraukan orang-orang yang berkata 'Untuk hamba yang zuhud, simpanlah mimpimu', tidak bagi-Ku, Aku-lah Allah membuka mimpi-mimpimu dan engkau pun telah menceritakan pada Saksi-saksi-Ku. Bahkan sebelum engkau Aku jadikan 'Saksi'. Sungguh, yang demikian mimpi yang benar dan engkau menceritakan dengan benar dan Aku membuka saat ini dengan Membenarkanmu. Sungguh, mereka tidak akan mengambil pelajaran. Bukalah Surat Yusuf ayat 8 hingga 22, Wahai Ruqhoyya! Sesungguhnya pada Yusuf, Aku-lah Yang mengajarinya Ilmu sebagaimana Aku membuka mimpi-mimpimu.

Surat Yusuf
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:
Ayat 8: "(Yaitu) ketika mereka berkata, 'Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita dari pada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata."
Ayat 9: "Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik'."
Ayat 10: "Seorang di antara mereka berkata, 'Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir jika kamu hendak berbuat'."
Ayat 11: "Mereka berkata, 'Wahai ayah kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengingini kebaikan baginya."
Ayat 12: "Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi agar dia (dapat) bersenang-senang dan (dapat) bermain-main dan sesungguhnya kami pasti menjaganya'."
Ayat 13: "Berkata Ya’qub, 'Sesungguhnya kepergian kamu bersama Yusuf amat menyedihkanku dan aku khawatir kalau-kalau dia dimakan serigala, sedang kamu lengah darinya'."
Ayat 14: "Mereka berkata, 'Jika ia benar-benar dimakan serigala, sedang kami golongan (yang kuat); sesungguhnya kami kalau demikian adalah orang-orang yang merugi'."
Ayat 15: "Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur (lalu mereka masukkan dia) dan (di waktu dia sudah dalam sumur) Kami wahyukan kepada Yusuf, 'Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tiada ingat lagi'."
Ayat 16: "Kemudian, mereka datang kepada ayah mereka pada sore hari sambil menangis."
Ayat 17: "Mereka berkata, 'Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala dan kamu sekali-kali tidak akan percaya kepada kami, sekali pun kami adalah orang-orang yang benar'."
Ayat 18: "Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu. Ya’qub berkata, 'Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan'."
Ayat 19: "Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya, dia berkata, 'Oh; kabar gembira, ini seorang anak muda!' Kemudian, mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan."
Ayat 20: "Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf."
Ayat 21: "Dan orang Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya, 'Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak'. Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir) dan agar Kami ajarkan kepadanya takbir mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya."
Ayat 22: "Dan tatkala dia cukup dewasa, Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik."

Ulaa'ika ‘alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah


Keywords:
#Ruqhoyya; #Ruqhoya; #Ruqhoyya-bint-Ahmad; #Ahmad-Habibi; #Group Ahmad-Habibi; #Ahmad-Habibi Muhammad的Group; #Ahmad-Habibi集團